Do Networking – Get Leveraging – Make Compounding

Networking

Networking adalah membangun hubungan dengan orang lain atau organisasi yang berpengaruh terhadap kesuksesan profesional maupun personal. Kata yang lebih gampang untuk networking adalah berteman, berteman dengan siapapun dalam rangka membangun sebuah jaringan komunikasi yang lebih luas. Kita bisa saja berteman dengan mereka yang usianya jauh lebih tua dari kita, ataupun mereka yang jauh lebih muda dari kita. Dari yang mereka yang lebih tua, kita akan mendapatkan pengalaman bagaimana menjalani usia-usia matang mereka, karena kita belum mencapai umur tersebut, kita belajar dari kegagalan dan kesuksesan mereka, hambatan, rintangan, jalan pintas yang pernah mereka tempuh. Dari mereka yang muda, kita belajar untuk up to date atau biar tidak disebut ndeso 🙂 alias ketinggalan jaman. Dari mereka yang muda kita belajar kembali untuk ber-energi extra seperti masa muda kita, terus memacu diri untuk berkarya, untuk action, membangun mimpi-mimpi besar lain dalam kehidupan kita.

Dengan networking, kita membangun diri menjadi manusia yang lebih utuh, manusia yang berhasil dan yang terpenting adalah menjadi manusia yang mengerti dan peka terhadap lingkungan kita, pada keluarga kita, dan terutama pada panggilan Tuhan kita. Networking membangun manusia menjadi sempurna di dunia dan di akhirat.

Leveraging

Akibat dari networking yang kita bangun, kita akan mendapatkan kekuatan untuk meningkatkan diri menjadi jauh lebih besar daripada hanya sendirian. Kekuatan dari 100 orang tentu berbeda dengan kekuatan hanya 1 orang saja. Kita mengerti bahwa kita bukan dewa, kita bukan hercules, kita juga bukan pujangga cinta … (jadi melantun) 🙂 artinya kita punya keterbatasan. Oleh sebab itu, dengan networking maka kita akan mendapatkan daya ungkit atau leveraging yang lebih besar lagi.

Semua orang memiliki waktu yang sama dalam hidup mereka yaitu 24 jam sehari, tidak ada yang lebih, juga tidak ada yang kurang. Bill Gates, Mark Zuckerberg, Jack Ma, semua punya waktu yang sama diberikan Tuhan, lalu kenapa mereka jauh lebih baik bahkan lebih sukses dari banyak orang? Jawabannya adalah Leveraging Point yang mereka punya. Mereka punya jaringan yang memberikan mereka kekuatan untuk menghasilkan. Jack Ma dan Mark Zuckerberg memanfaatkan jaringan atau network dari internet untuk mendapatkan daya ungkit yang luar biasa melipatgandakan kesempatan mereka untuk meraih kesuksesan. Alibaba membawa semua produk-produk buatan China mendunia, Jack Ma membangun jaringan bersama perusahaan pabrikan di sekitarnya untuk dibawa ke dunia, dan hari ini visi itu menjadi nyata. Mark mulai dari sebuah kamar asrama, membawa Facebook menjadi sebuah platform yang dimiliki hampir seluruh manusia bumi untuk bercerita dan berkomunikasi.

Perbesar network atau jaringan Anda, maka Anda akan mendapatkan daya ungkit atau leveraging untuk membuat mimpi dan impian Anda semakin dekat dengan kenyataan.

Compounding

Compounding dapat kita artikan dengan mendapatkan penghasilan dari penghasilan sebelumnya. Compounding dapat juga dikatakan sebagai sebuah kekuatan pertumbuhan tanpa batas. Bahkan seorang Albert Einsten mengatakan bahwa :

Compound interest is the 8th wonder of the world. He who understands it, earn it … who doesn’t … pay it

Ini menunjukkan bahwa compounding atau pelipatgandaan harus kita lakukan, dan siapapun yang mengetahui cara kerja dari compounding ini akan mendapat banyak dari mereka yang tidak tahu. Mereka yang tidak mengetahui cara kerja dan bagaimana bekerjanya compounding ini akan membayar mereka yang mengetahuinya. Ini keajaiban dunia yang diceritakan oleh seorang Einsten.

Dapatkah Anda bayangkan dengan menyisihkan uang 100.000 setiap bulannya pada sebuah instrumen yang menghasilkan rata-rata 20% pertumbuhan setiap tahunnya, maka dalam 30 tahun kemudian uang tersebut akan berlipatganda menjadi 2,1 Milyar. Bagaimana caranya?

Warren Buffet mengatakan :

Time is your friend, impluse is your enemy. Take advantage of compound interst and don’t be captived by the siren song of the market.

Waktu adalah teman Anda, Napsu atau dorongan adalah musuh. Ambil keuntungan dari compound interest atau bunga majemuk, dan jangan tertawan oleh nyanyian yang ada di pasar.

Waktu telah membuktikan bagaimana compounding bekerja dengan baik, kita melihat bagaimana seorang Warren Buffet menjelma menjadi orang terkaya di dunia dengan bekal dari compounding, bagaimana seorang pegawai bank biasa, Lo Kheng Hong, mendapat hasil trilyunan dari compounding.

Sahabat semua, kita masih punya waktu, kita masih punya banyak kesempatan, melalui sarana ini, saya mengajak sahabat semua untuk terganggu, terusik kembali, keluar dari kenyamanan saat ini, dan mulai bergerak, mulai berhitung, mulai berpikir kembali, apa yang telah dilakukan saat ini, bagaimana persiapan menuju “hari bermain” kita saat pensiun nanti.

Sebuah survey menarik dari LIMRA ( Life Insurance Marketing Research  Association ) yang melakukan sebuah penelitian pada orang-orang di usia 25 tahun, dan melihat hasilnya 40 tahun kemudian artinya mereka saat ini sudah berusia 65 tahun, dan hasil yang mengejutkan adalah :

49% Bergantung hidup dengan orang lain
29% Meninggal
12% Bangkrut atau gagal
5%  Kembali bekerja
4%  Mandiri secara finansial
1%  Kaya

Ini sebuah survey yang panjang, dan sahabat dapat melihat disekitar kita, apakah survey ini relevan dan nyata dalam kehidupan kita !!!

Mulai bertindak Sahabat semua.

Do Networking – Get Leveraging – Makes Compounding