Sudah tepatkah posisi Anda saat ini?

Ada yang Anda pikirkan saat melihat gambar diatas?

Apa yang Anda bayangkan saat pertama melihat gambar tersebut?

Gambar diatas adalah gambaran nyata pada kehidupan kita saat ini, banyak orang hanya melakukan action, yang penting kerja, yang penting sudah memulai, tetapi mereka lupa untuk berhenti sejenak meng-evaluasi diri, apakah ada sebuah kesalahan yang telah diperbuat saat ini, atau apakah ada cara yang lebih mudah untuk membawa impian kita menjadi kenyataan dengan lebih cepat dan lebih mudah?

Sebelum melakukan sebuah gerakan mengejar impian, kita sering diminta untuk menanyakan lebih dahulu pada diri sendiri mengapa kita harus bekerja? Mengapa kita harus memiliki impian ini dan itu? Setumpuk impian tersebut kita masukan ke dalam gerobak kita, dan kita action. Yang penting action dan yang penting cepat action. Speed is everything, siapa cepat mereka dapat.

Kesalahan itu sering kita lakukan saat kita mulai mengejar impian kita, kita bawa serta orang-orang yang kita kasihi untuk bersama-sama mewujudkan impian itu menjadi kenyataan. Dengan semangat 45, semangat mengebu-gebu, kita berusaha mendorong gerobak yang berisi impian tersebut ke tujuannya. Sering dalam mencapai impian itu, banyak sekali lika liku, penderitaan yang kita alami, tetapi karena impian tersebut begitu kuat, kita lupa untuk berhenti sejenak melakukan evaluasi.

Kata pepatah: tujuan harus tetap sama, tetapi cara mencapainya boleh diubah.

Gambar diatas adalah gambaran dari kebanyakan orang termasuk saya. Kita sudah ter-obsesi, terbuai pada kata-kata motivasi sehingga kita terlalu bersemangat agar impian tersebut terwujud secara cepat pula.

Apakah dengan keadaan diatas, impian kita tidak bisa menjadi nyata? Jawabnya BISA, tetapi kita tahu ada cara yang jauh lebih mudah dan lebih cepat jika saja kita berhenti sejenak, melakukan evaluasi dan menggantikan roda gerobak tersebut dari bentuk kotak menjadi bentuk bulat. Dengan begitu perjalanan menuju impian akan lebih mudah, lebih enteng dan lebih cepat.

Dengan kata lain, kita sering tenggelam didalam kenyamanan kita saat ini sehingga tidak ingin lagi merubah cara kita menghasilkan pundi-pundi untuk persiapan pensiun kita. Padahal ada banyak jalan menuju ke roma, tetapi comfort zona tersebut telah membuai kita, dan tanpa kita sadari, kita sebenarnya adalah di “kampret zone” 🙂

Sering kita memaksakan diri atau membiarkan diri pada sebuah pekerjaan yang sebenarnya bukanlah tempat yang kita inginkan. Kita tahu bahwa ditempat ini kita tidak akan dapat berkembang lebih jauh, tetapi ketakutan kita meninggalkan zona nyaman ini melebihi tawaran yang jauh lebih nyaman di luar sana.

Sahabat sekalian, mari kita ambil waktu sejenak, merenungkan kembali, berhitung kembali, apakah saat ini kita sedang menjalani kehidupan seperti ilustrasi gambar diatas? Mulai mengusik diri Anda sendiri, mulai bayangkan kembali impian yang ingin Anda bangun, apakah ada cara yang lebih mudah untuk mempercepat impian tersebut menjadi nyata?